Perkuat Peran Masyarakat, Tropenbos Indonesia Gelar Pelatihan Revegetasi Lahan Gambut
FOREST RESTORATION


Lahan gambut memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem dan menyimpan karbon, namun kerusakan akibat kebakaran dan pengelolaan yang tidak berkelanjutan telah menurunkan kualitas lingkungan. Untuk mendukung pemulihan lahan gambut, Tropenbos Indonesia bersama LPHD Sungai Pelang, Sungai Besar, dan Pangkalan Telok menyelenggarakan pelatihan pembuatan kompos blok dan revegetasi lahan gambut guna meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam membuat media tanam alami serta menerapkan teknik revegetasi yang ramah lingkungan. Kegiatan ini diharapkan dapat mendukung keberhasilan penanaman dan restorasi lahan gambut di desa-desa dampingan.
Perkuat keterampilan masyarakat dalam revegetasi, Tropenbos Indonesia bersama LPHD dorong pemulihan lahan gambut melalui pelatihan berbasis teori dan praktik.
Lahan gambut bukan sekadar hamparan tanah basah. Ekosistem ini memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan dan menyimpan karbon dalam jumlah besar. Namun, ancaman kebakaran hutan dan lahan serta pengelolaan yang tidak berkelanjutan dapat menyebabkan kerusakan ekosistem gambut dan menurunkan kualitas lingkungan. Upaya pemulihannya pun membutuhkan keterlibatan masyarakat serta penerapan teknik rehabilitasi yang tepat. Sebagai bagian dari upaya tersebut, Tropenbos Indonesia bersama Lembaga Pengelola Hutan Desa (LPHD) Sungai Pelang, Sungai Besar, dan Pangkalan Telok menyelenggarakan "Pelatihan Pembuatan Kompos Blok dan Revegetasi Lahan Gambut." Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam membuat media tanam alami serta menerapkan teknik revegetasi yang ramah lingkungan untuk mendukung pemulihan lahan gambut terdegradasi. Kegiatan diawali dengan sambutan dari Ujang Susep Irawan yang menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, pemerintah desa, serta Dr. Marinus dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) yang hadir langsung dari Jakarta untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman. Ia juga mengapresiasi partisipasi aktif LPHD dari ketiga desa dampingan dan berharap pelatihan ini dapat memberikan pengalaman baru bagi masyarakat dalam meningkatkan keberhasilan penanaman sekaligus meminimalkan risiko kegagalan di lahan gambut. Dukungan terhadap kegiatan ini juga disampaikan oleh Ahmad Bawani selaku Kepala Desa. Ia mengapresiasi Tropenbos Indonesia dan Dr. Marinus atas terselenggaranya pelatihan tersebut. Menurutnya, kegiatan ini menjadi langkah positif untuk mendorong keterlibatan masyarakat dalam menjaga dan memulihkan lingkungan, khususnya kawasan hutan dan lahan gambut di desa dampingan. Ia juga menyoroti berbagai bentuk dukungan Tropenbos Indonesia yang selama ini telah diterima masyarakat, termasuk pembangunan sekat kanal dan kegiatan restorasi lingkungan lainnya. Dukungan tersebut diharapkan dapat terus memperkuat upaya bersama dalam menjaga kelestarian ekosistem gambut.
Memahami Restorasi Gambut dari Teori hingga Praktik
Memasuki sesi materi, Dr. Marinus membahas berbagai aspek penting dalam pengelolaan dan pemulihan ekosistem gambut. Materi mencakup kerusakan ekosistem gambut dan upaya restorasinya, pemeliharaan tanaman di lahan terdegradasi, desain pengelolaan lahan gambut dengan risiko kebakaran yang rendah, serta pencegahan kebakaran hutan dan lahan melalui revegetasi. Penyampaian materi tidak hanya berfokus pada konsep dan teori, tetapi juga dilengkapi contoh kasus serta metode teknis yang dapat diterapkan langsung oleh peserta di wilayah masing-masing. Dengan demikian, masyarakat memperoleh gambaran mengenai tantangan pemulihan gambut sekaligus pilihan pendekatan yang dapat dilakukan untuk mendukung keberhasilan rehabilitasi.
Belajar Membuat Media Tanam dan Teknologi Sederhana
Tidak berhenti pada penyampaian materi, peserta juga mengikuti praktik lapangan untuk mengenal secara langsung berbagai teknik yang dapat mendukung kegiatan revegetasi. Praktik tersebut meliputi pembuatan kompos blok, pembuatan F1 embrio, serta pembuatan bedengan menggunakan bahan-bahan seperti hijauan, coklatan, arang sekam atau kotoran ternak, dan dekomposer. Berbagai praktik ini memberikan pengalaman langsung mengenai pemanfaatan bahan dan teknologi sederhana yang dapat mendukung kegiatan pengelolaan lahan serta revegetasi gambut. Melalui pendekatan belajar sambil praktik, peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan baru, tetapi juga kesempatan untuk memahami tahapan pembuatan dan penerapan teknik yang diperkenalkan. Keterampilan tersebut diharapkan dapat menjadi bekal bagi anggota LPHD dan masyarakat dalam mendukung kegiatan rehabilitasi lahan terdegradasi di desa masing-masing.
Membangun Kolaborasi untuk Gambut yang Lebih Lestari
Pelatihan berlangsung lancar dan mendapat antusiasme tinggi dari peserta yang terdiri atas anggota LPHD serta perwakilan masyarakat desa dampingan. Kegiatan ini menjadi ruang berbagi pengetahuan sekaligus memperkuat kolaborasi antara Tropenbos Indonesia, pemerintah desa, dan LPHD dalam mendukung pengelolaan hutan dan lahan gambut secara berkelanjutan. Peningkatan kapasitas masyarakat merupakan salah satu bagian penting dalam upaya pemulihan ekosistem gambut. Pengetahuan mengenai pembuatan media tanam dan teknik revegetasi perlu diikuti dengan penerapan serta pemeliharaan tanaman secara berkelanjutan agar upaya rehabilitasi dapat berjalan lebih optimal. Melalui pelatihan ini, Tropenbos Indonesia bersama LPHD Sungai Pelang, Sungai Besar, dan Pangkalan Telok mendorong masyarakat untuk mengambil peran lebih aktif dalam menjaga dan memulihkan ekosistem gambut. Sebab, keberhasilan restorasi tidak hanya ditentukan oleh kegiatan penanaman, tetapi juga oleh keterampilan, komitmen, dan kolaborasi masyarakat dalam merawat lingkungan di sekitarnya.
Related Stories
Tropenbos Indonesia © 2026
Sustainable Community Based Forest Stewardship and Livelihood Improvement in Ketapang District by Tropenbos Indonesia empowers local communities to protect forests while enhancing sustainable livelihoods, creating a future rooted in resilience, prosperity, and environmental balance.
Reframe your inbox
Subscribe to our website and never miss an update about project.
We care about your data in our privacy policy.
