Sustainable Community Based Forest Stewardship and Livelihood Improvement in Ketapang District
Proyek "Sustainable Community-Based Forest Stewardship and Livelihood Improvement in Ketapang District" merupakan inisiatif perhutanan sosial yang mendampingi empat hutan desa di Lanskap Gunung Tarak, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, dengan total luas wilayah mencapai 14.406 hektare. Hutan Desa (HD) yang didampingi meliputi: Sungai Pelang seluas 540 hektare (85% lahan gambut), Sungai Besar seluas 6.522 hektare (80% hutan rawa gambut), Pematang Gadung seluas 7.004 hektare (80% hutan rawa gambut), dan Pangkalan Telok seluas 1.034 hektare (sebagian besar tanah mineral).
Dalam proyek ini, sekitar 11.945 hektare dialokasikan untuk konservasi dan 2.461 hektare untuk kegiatan restorasi. Proyek ini menghadapi berbagai tantangan, di antaranya pembukaan lahan oleh masyarakat, pemanfaatan hasil hutan yang cukup luas, serta kerentanan terhadap kebakaran hutan yang disebabkan oleh aktivitas seperti pembakaran lahan, perburuan, dan pembuangan sampah secara sembarangan. Penanda batas kawasan yang tidak jelas atau rusak juga menyulitkan pengelolaan hutan, sementara perkembangan perkebunan kelapa sawit dan aktivitas pertambangan telah mengubah penggunaan lahan secara signifikan. Selain itu, LPHD yang baru terbentuk masih memiliki keterbatasan kapasitas dan pendanaan berkelanjutan untuk mengelola hutan secara efektif sehingga masih sangat bergantung pada dukungan pemerintah. Keterbatasan infrastruktur juga menghambat akses pasar dan komunikasi. Oleh karena itu, diperlukan dukungan terhadap pengembangan sumber mata pencaharian alternatif yang berkelanjutan guna mengurangi tekanan terhadap hutan.
lThe Rimba Collective bekerja sama dengan Tropenbos Indonesia melalui pendekatan pengelolaan hutan berbasis masyarakat untuk menjaga kawasan hutan yang tersisa serta merestorasi area yang telah terdegradasi. Proyek ini bertujuan membangun pengelolaan hutan desa dan kawasan sekitarnya secara baik guna mempertahankan dan meningkatkan fungsi ekologis hutan serta kesejahteraan masyarakat.


The team












